Mei 4, 2010

Kalbe siap caplok pyridam

Posted in pharmacy industry tagged pada 10:33 am oleh Pharmacy Education

Dikutip dari Bisnis Indonesia, 3 mei 2010
Oleh: Pudji Lestari & Wisnu Wijaya

Harga saham PT. Pyridam Farma Tbk merangkak naik menyusul kabar perusahaan farmasi tersebut menjadi target akuisisi PT. Kalbe Farma Tbk, produsen farmasi terbesar nasional.

Harga saham Pyridam yang berkode perdagangan PYFA itu sepanjang tahun ini telah naik 6.36% dan dalam 1 tahun terakhir telah memberikan keuntungan sebesar 101.72%

Pada perdagangan Jumat pecan lalu, harga saham ini ditutup naik 3.54% atau Rp 4 ke level Rp 117, menjadikannya bernilai kapitalsisasi pasasr Rp 62.60 milyar.

Berdasarkan data Bloomberg, dengan mengacu kepada harga saham tersebut, rasio harga saham dibandingkan dengna laba bersih per saham (price to earning ratio/PER) Pyridam mencapai 16.60 kali.

Seorang manajer investasi dari broker asing mangatakan saham Pyridam naik karena ada kabar perusahaan farmasi itu akan dicaplok oleh Kalbe. Sayangnya hingga berita ini diturunkan manajemen Pyridam tidak berhasil dihubungi di kantornya.

Tak hanya saham Pyridam, harga saham Kalbe juga terus terkerek. Dari posisi 1 Maret hingga Jumat pecan lalu, saham Kalbe yang berkode perdagangan KLBF meroket total 30.50% dari Rp 1,590 menjadi Rp. 2,075 per saham

Sepanjang tahun ini, saham KLBF menyumbang keuntungan 59.62% dan 138,00% dalam setahun terakhir. Nilai kapitalisasi Kalbe yagn sebesar Rp 21.07 triliun merupakan yang terbesar di antara sesame perusahaan farmasi tercatat lainnya di Bursa Efek Indonesia.

Ketika dikonfirmasi, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Kalbe Vidjongtius membenarkan soal adanya rencana akuisisi terhadap perusahaan farmasi atau consumer, tetapi sejauh ini belum ada rencana yang matang.

Rencana Akuisisi

Dia menjelaskan perseroan memang mencanangkan rencana akuisisi sejak tahun lalu. Saat ini, perseroan sedang menjajaki kemungkinan akuisisi dengan 3 – 5 perusahaan.

“Kami baru sampai pada tahapan awal, untuk ketemu dan diskusi. Belum ada pembicaraan yagn intensif. Kalau penjajakan memang butuh waktu yang lama,

‘ tuturnya pada Jumat pecan lalu.

Tanpa memerinci identitas perusahaan sasaran akuisisi tersebut, Vidjongtius menyebutkan perusahaan sasaran ini terdiri dari perusahaan local dan ada juga yang beropersi di kawasan ASEAN.

Menurut dia, perusahaan farmasi ataupun consumer sama menariknya bagi Kalbe. Yang jelas, Kalbe berkeinginan untuk melakukan akuisisi dengan nilai investasi yang lebih besar dari yang sudah direalisasikan pada Februari.

Pada 8 Februari, perseroan melalui anak usahanya, Kalbe International Pte Ltd, mengucurkan investasi senilai Rp. 25 milyar untuk membentuk perusahaan aptungan dengan ARC Holdiongs Inc, perusahaan consumer asal Filipina untuk memasarkan Extra Joss,produk minuman energy di negara itu.

Kepala Riset PT. Bhakti Securities Edwin Sebayang menilai Kalbe memiliki potensi besar untuk melakukan akuisisi. “Kalbe punya kas besar. Utang mereka juga cukup rendah. Jadi mereka punya keleluasaan untuk ekspansi dan akuisisi. Dari segi waktu lebih emnguntungkan jika mereka akuisisi.”

Berdasarkan riset CIMB Securities, konsolidasi di sector farmasi di Indonesia, cukup menarik. Manajemen Kalbe menyatakan mempertimbangkan akuisisi perusahaan produk kesehatan, alat kesehatan, dan perusahaan obat resep dengna nilai tak lebih dari Rp. 1 triliun.

“Pertimbangna utama Kalbe adalah dilusi laba bersih. Kebanyakan akuisisi target dinilai sekitar 20 kali P/E,” jelas analisis CIMB Lydia Toisuta dalam riset yagn dirilis pada 8 Maret 2010 itu.

Menurut riset itu, Kalbe tidak mempunyai maslah terhadap akses pembiayaan, apalagi perusahaan itu mempunyai arus kas yang cukup, tingkat gearing yagn rendah dan saham dalam potepel yang bisa dijual.

Laporan Keuangan Kalbe Farma per 31 Maret 2010 menunjukkan emiten itu mempunyai kas dan setara dengan kas sebanyak Rp. 1.54 triliun.

Jika akuisisi terjadi di bawah Rp 500 milyar, Kalbe Farma akan menggunakan dana internal. Diluar itu perseroan siap mencariutang. Dengan asumsi akuisisidilaksanakan, Kalbe bisa memanfaatkan saham dalam potepel sebanyak 7,7% senilai Rp 687 milyar untuk dijual.

Kalbe akan menunda penjualan portepel jika akuisisi tidak terwujud dari saat ini hingga 12 Agustus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: