April 29, 2010

indonesia jadi basis produksi obat Tianjin

Posted in pharmacy industry pada 5:02 pm oleh Pharmacy Education

Dikutip dari Bisnis Indonesia, 29 April 2010
Oleh: Afriyanto

Tianjin Kong York, BUMN Farmasi asal China, menjadikan Indonesia sebagai basis produksi obat dan bahan baku obat untuk kawasan Asean.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Tianjin menggandeng PT. Kimia Farma Tbk dalam membangun pabrik dan jalur distribusi.

Feng Xiang Li, CEO Tianjin King York, mengatakan fasilitas produksi di Indonesia merupakan yang pertama dan satu satunya milik perusahaan itu diluar China untuk saat ini.

“Kami akan focus di Indonesia bekerja sama dengan Kimia Farma. Ini adalah rencana strategis jangka panjang. Indonesia akan menjadi basis produksi kami untuk ASEAN,” ujarnya pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kimia Farma dan Tianjin, kemarin.

Menurut dia, Kimia Farma merupakan mitra yang cocok bagi Tianjin karena memiliki kesamaan prinsip, yakni sama sama memproduksi obat yang bermutu dengan harga terjangkau. Bagi Tianjin, kerjasama ini bermanfaat dalam pengembangan dan perluasan pasar.

Pada tahap awal, Tianjin akan mengelontorkan dansa US$ 12 juta untuk memproduksi obat kortikosteroid. Pabrik obat tersebut akan dibangun di lahan milik Kimia Farma di Lippo Cikarang, Jawa Barat, diatas areal seluas 2 hektare dari keseluruhan lahan 12 hektare.

Pabrik tersebut memiliki kapasitas terpasang 100 juta ampul dan bisa dikembangkan hingga 300 juta ampul, serta 10 juta vial dengan jenis produk utama berupa injeksi kortikosteroid.

Beroperasi 2012

Direktur Utama Kimia Farma, Syamsul Arifin mengatakan pembangunan pabrik akan dimulai pada akhir tahun ini dan diharapkan rampung pada akhir 2011, sehingga bisa beroperasi pada awal 2012.

Obat kortikosteroid adalah suatu kelompok hormone steroid yang dihasilkan di kulit kelenjar adrenal. Produk ini berkhasiat sebagai penambah stamina.

Tianjin King York merupakan BUMN farmasi China dan menjadi salah satu pemain terbesar di negara itu. Tianjin bahkan mengklaim sebagai produsen terbesar di Asia untuk obat kortikosteroid.

Mengenai komposisi pemegang saham, menurut Syamsul masih belum diputuskan, termasuk nama perusahaan patungan tersebut. Namun, kemungkinan komposisinya adalah 50:50.

Tianjin juga akan mengajak Tigaka Distrindo Perkasa, perusahaan distribusi yang sejak 2001 menjadi distributor resmi produk Tianjin di Indonesia.

Kerjasama ini diharapkan berkontribusi positif terhadap kinerja Kimia Farma, “Kami estimasikan pada tahap awal perusahaan patungan ini dapat meraih omzet Rp 100 milyar per tahun’” tuturnya.

Kimia Farma dan Tianjin juga sepakat membangun pabrik bahan baku obat (active pharmaceutical ingredient), yaitu Betamethasone 17 Valerat dan Dexamethasone Succinat, yang banyak dibutuhkan di tanah air.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: