Maret 4, 2010

laba bersih kalbe farma melonjak 31.57%

Posted in pharmacy industry tagged , , pada 11:46 am oleh Pharmacy Education

Dikutip dari Bisnis Indonesia 2 Februari 2010
Oleh: Bambang P. Jatmiko

Laba bersih PT. Kalbe Farma Tbk sepanjang tahun lalu diperkirakan mencapai Rp. 930 milyar melonjak 31.57% dibandingkan dengan pencapaian 2008 yaitu Rp. 706.82 milyar

Sekretaris perusahaan Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan tingginya pencapaian laba bersih ditopang oleh meningkatnya perolehan pendapatan perseroan dari Rp. 7.87 triliun pada tahun 2008 menjadi Rp. 9 triliun pada 2009.

“Tahun ini, kami akan mulai masuk ke sector bisnis alat kesehatan dan klinik untuk mendongkrak kinerja perseroan,” ujarnya kemarin.

Perseroan, lanjutnya akan mengalokasikan dana internal sebesar Rp. 100 milyar – Rp. 200 milyar untuk pengembangan secara organic pada segmen bisnis baru itu pada tahun ini

Untuk strategi anorganik, Kalbe Farma berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp. 500 milyar hingga Rp. 1 triliun guna mengakuisisi peruisahaan, terutama yagn ebrgerak di bisnis yang akan dimasuki.

“Dari hasil roadshow ke Singapura diketahui bahwa bisnis alat-alat kesehatan sangat prospektif dikembangkan di Indonesia. Untuk tahap pertama kami akan menjalankan lisensi dulu, kemudian disusul oleh kontrak manufacturing dan terakhir kami akan mengembangkan merek sendiri.” ujarnya kemarin.

Menurut Vidjongtius, perseroan kemungkinan besar akan mencari dana ke pasar pada semester I/2010 dengan menggunakan laporan keuangan tahun buku 2009

Jika pada periode tersebut tidak dilaksanakan, Kalbe Farma harus menggunakan laporan keuangan semester II, dan butuh waktu yang lebih lama.

Dengan masuk ke segmen bisnis baru, perseroan menargetkan bisa mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 14% – 15% pada 2010.

Dengan mengacu pada target tersebut, Kalbe Farma mematok pendapatan sebesar Rp. 10.26 triliun hingga Rp. 10.35 triliun pada tahun ini.

“Kami tentu saja sudah memiliki daftar perusahaan yagn akan dibidik, tetapi berhasila tau tidaknya bergantung pada pemilik perusahaan yang kami akuisisi,” lanjut Vidjongtius.

Namun demikian, Vidjongtius tidak menyebutkan secara detail mengenai perusahaan yang akan dibidik tersebut, serta proses penerbitan obligasi.

Selain obligasi dank as internal perseroan juga akan melepas treasury stock dari hasil pembelian kembali (buyback) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu untuk membiayai ekspansi bisnis.

Kalbe Farma beberapa waktu lalu menguasai 83.4% saham PT. Enseval Putra Megatrading Tbk melalui penawaran tender (tender offer) terhadap saham perusahaan distributor obat-obatan itu.

Dalam pelaksanaan tender offer tersebut Kalbe Farma berhasil menyerap 25.4% saham Enseval di pasar dari target yang akan dibeli sebesar 31.8% atau setara dengan 725.23 juta saham.

Jumlah saham Enseval yagn berhasil diserap Kalbe tersebut setara dengan 80% dari total saham yang rencananya dibeli lewat tender offer atau sekitar 580 juta saham.

Kalbe Farma mengalokasikan dana sebesar Rp. 504 milyar dari total dana yagn dialokasikan sebesar Rp. 630 milyar untuk membeli distributor obat-obatan itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: