Maret 1, 2010

menperin janji tuntaskan hambatan ekspor jamu

Posted in pharmacy industry tagged , , pada 12:36 pm oleh Pharmacy Education

Dikutip dari Bisnis Indonesia 27 januari 2010
Oleh Yusuf Waluyo Jati

Menteri perindustrian MS Hidayat berjanji akan memfasilitasi keluhan Gabungan Pengusaha (GP) Jamu terkait dengan produk jamu Indonesia yang mulai dipersulit masuk pasar China.
“Tadi saya bertemu denganpengurus GP Jamu. Mereka mengeluhkan bahwa China melarang jamu asalh Indonesia masuk kesana dengan berbagai dalih. Saya sudah bilang ke mereka (GP Jamu) agar mereka mengirimkan surat resmi. Nanti saya evaluasi dengan jajaran internal,” ujarnya kemarin.

GP Jamu baru baru ini terkejut atas tindakan China yang mulai menahan produk-produk jamu Herbal Indonesia yang akan diekspor ke Negeri Tirai bamboo itu pada tahun ini.
“Saya dapat laporan bahwa kepabeanan China mulai menghambat produk-produk herbal dari Indonesia. Tak hanya itu mereka juga menghambat produk-produk makanan kita. Sebenarnya, mereka mau menerima propduk dari Indonesia, tapi dipersulit dengan berbagai izin. Ini tidak fair kalau mereka konsisten dengan semangat FTA’, kata Ketua GP jamu Charles Saerang.
Izin tersebut di atnaranya terdiri dari standarisasi produk, pelabuhan dan peredaran/distribusi. Untuk mendapatkan seluruh izin tersebut, lanjutnya, dibutuhkan waktu hingga 3 tahun atau dikenakan penalty (denda) sebelum di reekspor.
Pada sisi lain, jelasnya, produk-produk jamu, obat dan farmasi China ke Indonesai masuk dengan volume yang sangat besar melalui klinik-klinik yagn mereka dirikan. “Kondisi ini sudah terjadi sejak 2 tahun lalu. Implementasi ACFTA hanya akan memperbesar jumlah klinik dan obat-obatna mereka yagn saat ini sudah mencapai ratusan uni”, jelasnya.
Atas dasar itu, jelas Charles, GP Jamu juga mengusulkan agar produk-produk jamu ikut dimasukkan ke dalam Peraturan Menteri perdagangan (Permendag) No. 56/2008 tentang Ketentuan Impor produk tertentu.
Terkait dengan hal ini, Menperin masih akan mengevaluasinya lebih lanjut, “Kalau memang pantas dimasukkan ya dimasukkan saja. Namun upaya ini harus ada kajian lebih dahulu,” kata Hidayat.
Menurut Charles, pihaknya segera mengirimkan surat resmi kepada Menperin dalam 2-3 hari mendatang, “Kami meminta Menperin membantu memperhatikan nasib jamu Indonesia yang dipersulit amsuk ke China. Kami berharap, pemerintah bersedia membahasnya secara G to G.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: