Maret 1, 2010

kimia farma pasarkan obat kanker murah

Posted in pharmacy industry tagged , , , pada 12:56 pm oleh Pharmacy Education

Dikutip dari Bisnis Indonesia 5 Februari 2010
Oleh Afriyanto

PT. Kimia Farma Tbk berencana mengedarkan obat kanker dengan harga lebih terjangkau untuk masyarakat kalangan menengah kebawah. Pemasaran obat tersebutsaat ini masih menunggu izin edar dan penerbitan nomor registrasi dariu badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

Obat kanker tersebut merupakan hasil produksi Naprod Group, perusahaan farmasi asal India, yang pemasarannya dilakukan melalui kerjasam dengan Kimia Farma.

Dalam kerjasama tersebut Kimia Farma akan memasarkan obat kanker hasil produksi Naprod dengan harga terjangkau yagn akan dipasok ke lembaga-lembaga kesehatan yang memiliki fasilitas perawatan pasien pengidap penyakit kanker, seperti Rumah Sakit Kanker Dharmais.

“Obat kanker Naprod ini kami perusntukkan khusus bagi masyarakat menengah ke bawah karena harganya yang jauh lebih murah dibandingkan dengan produk sejenis buatan produsen lain, tetapi dengan mutu yang terjamin,” ujar Sekretaris Perusahaan PT Kimia Farma Tbk Adhi Nugroho, kemarin.

Produk tersebut ditargetkan mulai diedarkan pada tahun ini atau paling lambat awal tahun depan, setelah mendapatlkan nomor registrasi dari BPOM yang diharapkan terbit pada pertengahan tahun ini.

Menurut dia, obat kanker yagn didaftarkan tersebut terdiri dari beberapa item yang mencakup hampir semua jenis varian penyakit, sedangkan mengenai volume peredarannya bergantung pada jenis penyakitnya. “Artinya Kimia Farma siap untuk memperbesar stok obat untuk jenis penyakit yang banyajk diidap pasien disini.”

Kerjasama Kimia Farma dan Naprod, menurut Adhi, tidak hanya sebatas pemasaran sajatetapi juga termasuk dalam hal produksi. “Dalam perjanjian disebutkan bahwa setelah 2 tahun melakukan pemasaran, Kimia Farma dan Naprod akan membangun fasilitas produksi obat tersebut di Indonesia,” tuturnya.

Dia menilai modal kerjasama seperti ini menguntungkan kedua perusahaan dan meruapakn bagian dari transfer teknologi. Bagi Naprod, mereka dapat kesemaptan untuk memperluas jaringan pemasarannya di Indonesia, sedangkan bagi Kimia Farma, selain dapat menyediakan obat kanker untuk masyarakat miskin, juga berkesempatan untuk melakukan alih teknologi.

“Jika kerjasama produksi ini terlaksana dengan baik maka Kimia Farma akan mengirimkan sumberdaya manusianya ke India untuk mempelajari teknologi produksi obat kanker,”jelasnya.

Naprod Group meruapakan salah satu perusahaan farmasi terkemuka di India yang fokus memproduksi dan mengembangkan obat penyakit kanker. Perusahaan ini juga memiliki pabrik bahan baku obat kanker.

1 Komentar »

  1. siti rohani said,

    saya ani. saat ini suami saya menderita sakit kanker bertahun tahun sudah dia menderita. th 2007 kami udah berobat ke cina, al hasil dia bisa bertahan sampai th 2009 kemudian diawal th 2010 kumat lagi dan suami saya masuk rumah sakit mitra kemayoran .hasil lef CEA nya mencapai 2600. tapi kini setelah dua bulan sudah mengurang . yang ingin saya tanyakan dimana ya saya mendapat kan info dari pengobatan benalu kopi. dan tolong beritahu saya kalau ada informasi nya….. trims ya semoga ini dapat membantu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: