Februari 23, 2010

biaya promosi farmasi direvisi

Posted in pharmacy industry tagged , , pada 5:36 pm oleh Pharmacy Education

Dikutip dari Bisnis Indonesia, 11 Februari 2010
oleh: Afriyanto

Pemerintah akhirnya membatalkan peraturan tentang biaya promosi dan penjualan bagi industri farmasi dan rokok yang tertuang dalam Peraturan menteri Keuangan No. 104/PMK.03/2009 tertanggal 10 Juni 2009.

Sebgai gantinya pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri keuangan No. 02/PMK.03/2010 tertanggal 8 Januari 2010 tentang biaya promosi yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.

Alasan revisi kebijakan tersebut adalah untuk lebih memberikan kepastian hukum dan memberikan kesamaan perlakuan bagoi wajib pajak. Peraturan baru tersebut berlaku surut per 1 januari 2009.

Dalam pasal 2 permenkeu No. 02 / PMK.03/2010 disebutkan besarnya biaya promosi yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto merupakan akumulasi dari jumlah

(a) biaya periklanan di media elektronik, media cetak, dan / atau media lainnya
(b) biaya pameran produk
(c) biaya pengenalan produk baru dan/ atau
(d) biaya sponsorship yang berkaitan dengan promosi produk

Ketua umum Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP Farmasi) Anthony Ch. Sunarjo menyatakan apresiasinya kepada pemerintah yang ternyata mau mendengar keluhan dan usulan dari pelaku industri farmasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: