Januari 10, 2010

pharmacosomes

Posted in scientific articles tagged , pada 5:37 pm oleh Pharmacy Education

oleh:  Goeswin Agoes

Pharmacosomes adalah dispersi kolodial obat yang terikat secara kovalen pada lipid dan dapat berada sebagai vesikular ultrafine, miselar atau agregat heksagonal, tergantung pada sturktur kimia komplek obat lipid

Karena sistem terbentuk melalui ikatasn suatu obat (pharmakon) terhadap pembawa/karier (soma) makanya dinamakan pharmacosomes.

Dalam banyak hal, pharmacosomes memberikan keuntungan jika dibandingkan dengan bentuk sistem vesikel lain (seperti transferosome, liposom dan niosom). Liposom dapat mengalami penguraian karena oksidasi, masalah sedimentasi dan pelepasan obat.

Transferosom mengalami ketidakstabilan kimi karena mengalami penguraian oksidatif; kemurinia fosfolipid alamiah yang sulit dicapai dan mahal preparasinya. Sedangkan suspensi air niosome dapat menunjukkan sifat agregasi, fusi, pelepasan atau hidrolisis obat terjerat sehingga membatasi usia guna. Selain dari pada itu preparasinya membutuhkan waktu, peralatan khusus dan tidak efisien (terutama dalam skala kecil).

Suatu sistem penghantaran obat terkendali ideal menunjukkan 2 karakterisitik: pertama, kemampuan untuk mencapai sasaran (target) terapeutik, dan kedua: kemampuan melepas bahan aktif obat menurut cara terkendali, dan bentuk pharmacosomes, kelihatannya dapat mencapai kedua hal ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: