Januari 4, 2010

Obat Polipeptida – Protein

Posted in scientific articles tagged , , pada 4:46 am oleh Pharmacy Education

oleh: Goeswin Agoes

Ada beberapa perbedaan antara molekul berbobot molekul kecil (rendah) konvensional dan polipeptida, yang kebanyakan berdampak pada stabilitas. Polipeptida terdiri dari rantai (kerangka) berulang secara teratur (asam amino) dengan rantai cabang berbeda yang satu dengan yang lainnya berinteraksi dan berkontribusi dalam pembentukan struktur tiga dimensi protein.

Secara tipikal senyawa berbobot molekul kecil berbentuk linier atau siklik, dan ukurannya membatasi terbentuknya ikatan intramolekular secara ekstensif. karena itu mayoritas senyawa berbobot molekul kecil, tidak menunjukkan tingkat struktur lebih tinggi seperti yang ditemukan pada molekul polipeptida.

Dimungkinkan penggantian asam-asam amino yagn sama dalam suatu polipeptida dengan dampak aktivitas biologi relatif kecil dan stabilitas strutural molekul (misal berbagai insulin hasil bioteknologi dan modifikasi kimia dari satu atau dua asam amino dalam rantai A atau B) yang tidak terlalu berpengaruh

Secara umum beberapa macam stabilitas yang perlu diketahui dan diperhatikan dalam pengembangan formulasi polipeptida-protein adalah:

(1) Stabilitas Fisika (Physical stability)

a. Agregasi dan Presipitasi
b. Adsorpsi

(2) Ketidakstabilan Kimia

a. Deamidasi
b. Oksidasi
c. Destruksi sistein dan pertukaran Thiol disulfida
d. Modifikasi ikatan kovalen lain dalam polipeptida dan protein
e. Deglikolisasi dan desialisasi
f. Fotodegradasi protein

Disamping ketidakstabilan fisika dan kimia ini, eksipien yang diinkorporasikan kedalam sediaan farmasi dapat pula mempengaruhi stabilitas protein. Sebagai contoh: gula reduksi dapat bereaksi dengan protein melalui gugus amino, menghasilkan reaksi pembentukan basa Schift yang selanjutnya reaksi Mailland.

Sebagai tambahan beberapa surfaktan seperti: Twen 20, Twen 80 dan Polaxamer, dapat menyebabkan terjadinya oksidasi dari asam-asam amino karena adanya residoperoksida yang terdapat dalam bahan (yang kadarnya meningkat selama penyimpanan)

Olehs ebab itu formulator harus berhati-hati dalam pengembangan sediaan dengan API Polipeptida-protein ini; disamping proses manufaktur yang tidak boleh merusak stabilitas obat polipeptida-protein ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: