Desember 28, 2009

Kompatibilitas Eksipien

Posted in scientific articles tagged pada 3:51 am oleh Pharmacy Education

oleh: Goeswin Agoes

Seleksi eksipien merupakan tahap yang vital dalam mendesain produk sediaan farmasi bermutu. Eksipien dan konsentrasinya dalam formulasi dipilih berdasarkan tidak hanya fungsionalitasnya, tapi juga kompatibilitas antara obat (API) dan eksipien. Inkompatibilitas didefinisikan sebagai antaraksi obat tidak diharapkan dengan satu atau lebih komponen formulasi, yang menyebabkan (menghasilkan) perubahan sifat fisika, kimia, mikrobiologi atau terapeutik dari sediaan farmasi.

Penelitian kompatibilitas eskipien, dilakukan terutama untuk memprediksi potensial inkompatibilitas obat (API) dalam sediaan jadi akhir.

Penelitian ini juga digunakan untuk memastikan seleksi eksipien, dan konsentrasi eksipien dalam formulasi seperti yang diharuskan dalam persyaratan regulatori pada waktu pendaftaran obat (registrasi)

Inkompatibilitas dalam sediaan farmasi dapat berdampak pada:

Perubahan warna (tampilan)
Kehilangan sifat mekanik (misal kekerasan tablet)
Perubahan dalam kinerja disolusi
Konversi bentuk fisik
Kehilangan melalui sublimasi
Penurunan potensi, kadar dan bioekivalensi dan
Peningkatan produk degradasi

Contoh dalam formulasi adalah: inkompatibilitas laktosa dengan asam amino, aminofilin, amfetamin dan lisinopril dalam formulasi tablet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: