Desember 24, 2009

Higroskopisitas

Posted in scientific articles pada 6:46 pm oleh Pharmacy Education

oleh: Goeswin Agoes

Terminologi ini harus diaplikasikan secara pasti, karena dapat mempengaruhi banyak aspek bahan aktif (API) dari sediaan farmasi

Hyroscopicity:

A term synonymous with sorption, implying and acquired ammount of state water sufficient to affect the physical or chemical properties of substances.

Padatan dapat diklasifikasi berdasarkan higroskopisitas, yaitu tendensi meningkatkan kandungan air secara adsorpsi

  1. Non hygroscopic: Tidak terjadi peningkatan kandungan air, jika disimpan pada  < 90% Rh
  2. Agak higroskopik (slightly hygroscopic): Tidak terjadi peningkatan kadar air, jika disimpan pada < 80% Rh sesudah disimpan satu minggu; atau kurang dari 40% pada > 80% Rh
  3. Higroskopik moderat (moderately hygroscopic): Peningkatan kadar air ≤ 5% pada penyimpanan dibawah 60% Rh; sesudah penyimpanan satu minggu pada > 80%, kurang dari 50% kelembaban
  4. Sangat higroskopik (very hygroscopic): Terjadi peningkatan secara substansil pada 40% Rh

Kelembaban kritik relatif (CRH) adalah limit Rh dibawah mana tidak terjadi adsorbsi sejumlah esensial air

Sifat padatan seperti: aliran serbuk, keterkempaan atau stabilitas kimi tergantung pada kandungan kelembaban

Hal ini sangat penting diperhatikan pada bahan baku, formulasi dan proses manufaktur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: