Oktober 22, 2009

PENGEMBANGAN FORMULASI SEDIAAN VETERINER

Posted in training tagged , , pada 4:40 am oleh Pharmacy Education

Tingkat konsumsi protein masyarakat di tiap Negara merupakan salah satu indicator tingkat kemakmuran dan kesejahteraan di suatu Negara. Tiga puluh tahun lalu, barangkali belum ada yang membayangkan perkembangan industri ayam potong dan petelur seperti saat ini.

Satu hal menggembirakan bahwa pemerintah Republik Indonesia telah menargetkan pada tahun 2010 Indonesia akan ber swasembada sapi potong. Saat ini ada 3 pemdda yang berencana/berorientasi untukpengembangan ternak konsumsi yaitu: Riau Jambi dan Sumatera Barat. Ketiganya terutamaRiau telah melakukan persiapan dan investasi cukup besar tahun 2007 ini. Impor ternak dari Australia tahun ini 400,000 ekor sapi dan daging sebanyak 50,000 ton pertahun.

Persiapan Indonesia saat ini adalah telah dibangunnya: Balai Besar Inseminasi Buatan di Singosari dan Lembang, Balai Besar Pusat Pembibitan Sapi Perah di Batu Raden dan Pusat Veteriner Farmasi di Surabaya.

Program ini akan membuka peluang bisnis yang sangat besar dalam: Industri pakan ternak, obat veteriner keperluan peternakan termasuk industri pelengkap pakan ternak yang mungkin merupakan bidang dan hal baru. Untuk banyak para industriawan farmasi, farmasi veteriner dan bisnis agro bidang peternakan, barangkali hal ini belum terpikirkan.

Selain dari pada itu perlu pula diketahui bahwa setiap tahun di musim haji, Arab Saudi mengimpor lebih dari 2 juta ekor kambing yang didatangan dari Afrika dan Pakistan (belum dari Indonesia) beberapa industri peternakan kita telah pula mengekspor (daging) babi ke singapura.Peluang bisnis ini memerlukan persiapanyagn baik industri peternaan untuk diraih dan berhasil.

Di Indonesia saat ini kewenangan untuk mengatur obat manusia berada dibawah Badan POM danMenteri Kesehatan,sedangkan kewenangan untuk obat hewan berada dibawah Menteri Pertanian (Direktur Jendrral Peternakan)

Disamping industri khusus obat veteriner,beberapa industri farmasi juga telah memproduksi obat veteriner (setelah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan). Hal yang membuka peluang besar industri farmasi adalah akrena teknologi dan peralatan di industri farmasi dapatpula menghasilkan obat veteriner.

Peluang industri obat veteriner sangat luas dan terbuka. Saat ini sebagian besar obat untuk hewan peliharaan rumah (pet animals) adalah berupa obat impor (paten dan generik dengan nama dagang); dan dengan membuat obat veteriner di Indonesia peluang bisnis veteriner cukup menjanjikan dan dapat dikembangkan.

Masalah di Pendidikan Tinggi Farmasi barangkali, tentang pengembangan sediaan veteriner belum diajarkan dan dikembangkan.

Waktu Pelatihan: 1 hari penuh

Materi Pelatihan ini telah tersedia, untuk info selanjutnya hubungi: rizanovara@gmail.com atau rizanovara@yahoo.com

2 Komentar »

  1. v.d.n said,

    apakah ada fakultas yang mengatur sediaan farmasi veteriner di jakarta?,dan kalau adapun apa nama fakultas tersebut?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: