November 10, 2009

Faktor yang Mempengaruhi Kinetika Pelepasan Obat

Posted in scientific articles tagged at 8:13 am oleh Pharmacy Education

oleh: Goeswin Agoes

Pada awalnya pemberian obat dengan pengontrolan (pengendalian) pelepasan disesuaikan dengan kebutuhan terapeutik, dan diberikan melalui larutan infus dengan sejumlah dosis obat yang dibutuhkan diberikan melalui pompa mikro (dapat mengatur dosis sesuai kebutuhan) dicampur dengan larutan infus yang sedang diberikan, atau melalui pencampuran obat yang dosisnya diatur secara gravirtasi (dengna melalui semacam klep pada set pemberian larutan infus) dengna larutan infus yagn sedang diberikan.

Dalam perkembangan selanjutnya, pengontrolan dosis obat pada sistem penghantaran obat dicapai melalui sistem polimer yang didesain secara khusus dengan obat (BA) terlarut atau terdispersi dalam polimer. Dalam mendesain bentuk sediaan harus disertai pula dengan peningkatan pemahaman mengenai faktor – faktor yagn mempengaruhi kinetika pelepasan obat.
Sasaran pelepasan obat dari sistem penghantaran obat terkendali adalah merancang pelepasan obat dari sediaan yang merupakan faktor yang menentukan kecepatan ketersediaan hayati obat. Didalam cara ini ketersediaan hayati obat ditentukan oleh kinetikan pelepasan dan absorpsi obat. Kunci pengembangan sediaan dengan pelepasan terkendali adalah sintesis molekul BA yang dapat ditranspor melalui material polimer, disamping memahami pula variabel yang dapat mempengaruhi proses transpor tersebut (dalam polimer)
Begitu sudah diketahui persyaratan kecepatan penghantaran obat berdasarkan pertimbangan farmakokinetika dan farmakodinamika barulah diupayakan untuk mendesain sistem penghantaran obat yang effisien.
Penghantaran obat dengan sistem tidak mengalir banyak digunakan pada sistem penghantaran obat dengan sediaan ditempatkan pada lingkungan yang relatif stagnan. Sementara itu penghantaran obat dengan sistem mengalir digunakan pada pemberian obat bersama dengan larutan parenteral volume besar (infus) dengan larutan secara kontinu mengalir melalui suatu patrun (catridge) yang berisi obat yang sudah diformulasi. Obat dilepas ke dalam cairan infus yang mengalir melalui set pemberian infus secara intravena.

Dikutip dari Sistem Penghantaran Obat Pelepasan Terkendali

Klik disini untuk mengetahui lebih detail buku Sistem Penghantaran Obat Pelepasan Terkendali

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: